counter

Kamis, 02 Juli 2020

Kesimpulan Sharing Session Tentang Aku, Kamu dan Kita dalam Melawan COVID-19

Kesimpulan Sharing Session Tentang Aku, Kamu dan Kita dalam Melawan COVID-19

 

Keluarga Mahasiswa Buddhis Palembang (KMBP) pada hari minggu tanggal 31 Mei 2020 telah melaksanakan sharing session secara online dengan tema “Aku, Kamu dan Kita dalam Melawan COVID-19”. Sharing session kali ini dipandu oleh anggota Divisi Sumber Daya Manusia KMBP yang bernama Nucke Aurelia dengan narasumber selaku Top 10 Miss Earth Indonesia tahun 2017, Top 10 Puteri Indonesia Sumatera Selatan tahun 2015 dan Indonesia Participating Youth for The Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program yaitu Tetra Sherilla Armavira.

Tema kali ini diangkat untuk mendorong generasi muda agar berkontribusi dan memberikan impact nyata di masa pandemi seperti memberikan semangat kepada tenaga medis melalui video atau dengan tetap stay at home. Kontribusi yang generasi muda berikan bukan hanya dalam bentuk barang dan uang, melainkan ilmu, pengetahuan dan pengalaman. Tetra sendiri memilih membaca koran, istirahat, memasak dan menata kembali ruangan rumah sebagai kegiatan positif untuk mengisi waktu luang. Bangunlah positive mindset ketika banyak pekerjaan kita yang tertunda. Percayalah bahwa setiap hal yang terjadi punya alasan dan hikmah.

Untuk menjadi tetap produktif di masa pandemi, Tetra berpendapat bahwa hal utama yang harus ditumbuhkan adalah niat. Jadikan work from home bukan sebagai kendala melainkan hal yang mempermudah kita dalam bekerja. Sekarang, banyak orang mulai belajar dan dituntut bekerja menggunakan teknologi seperti menggunakan platform Zoom dan Google Meet untuk meeting. Jangan jadikan pandemi sebagai halangan untuk tetap produktif. Semua bergantung pada mindset dan niat bagaimana kita menggunakan waktu untuk hal-hal yang produktif.

Pandemi memberi hikmah karena membuat kita terbiasa dan menjadi harus beradaptasi dengan hal-hal dan aturan baru. Ini juga merupakan self improvement bagi kita untuk bisa bertahan dalam kondisi apapun. Kita harus bisa keluar dari comfort zone dan face new challenge. Tetra juga menyarankan anak muda untuk mengasah hal yang mereka sukai/kuasai serta mengembangkan passion untuk mengisi waktu luang dan meningkatkan kualitas diri.

New Normal dalam pandangan Tetra adalah membiasakan diri dan beradaptasi dengan kondisi baru. Pandemi yang tidak tahu sampai kapan membuat kita harus bersahabat sekaligus menjaga diri dari mereka. Kebiasan- kebiasan seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak harus tetap dilakukan. Tetra percaya dengan kebijakan pemerintah, karena berpendapat bahwa keputusan pemerintah telah dipikirkan dari berbagai aspek seperti ekonomi, pariwisata, kesehatan dan aspek lainnya. Sebagai masyarakat yang baik sebaiknya kita percaya dan menaati kebijakan pemerintah.

Tetra berpesan agar para anak muda lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Untuk anak muda yang sangat diharuskan untuk beraktivitas di luar rumah, menaati protokol kesehatan adalah kunci utama yang harus dilakukan. Ketika harus keluar rumah, media sosial digunakan dengan bijak dan sebaiknya tidak memamerkan aktivitas diluar rumah. Lewat komunitas dan organisasi kita harus melibatkan diri untuk memberikan dampak positif kepada lingkungan seperti membuka donasi dan live lewat media sosial untuk menambah wawasan.

Tetra mengakui bahwa selama masa pandemi ada beberapa perubahan dalam dirinya. Sering berada dirumah membuatnya merasa lebih dekat dengan keluarga dan mengingatkannya bahwa hanya orang terdekat yang bisa melindungi dirinya. Tetra juga merasa bahwa orang Indonesia adalah orang yang kreatif dan mampu menciptakan konten yang menggugah perasaannya. Berbicara tentang bisnis, Tetra menyarankan para pebisnis untuk memanfaatkan apa yang ada, misalnya belajar berjualan melalui online shop dan media sosial serta meningkatkan kualitas bisnis sesuai perkembangan zaman. Cari tau hal yang tidak kita ketahui, sehingga bisnis kita bisa bertahan dan terus tetap menjual barang.

Dalam sharing session kali ini tentunya dibuka kesempatan untuk bertanya bagi teman-teman yang ingin tahu lebih dalam tentang tema “Aku, Kamu dan Kita Dalam Melawan COVID-19”. Berikut beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh teman-teman kita:

Ø Dari @Danausutria:  Tanggapan Kak Tetra yang suka travelling terkait sektor penerbangan yang sekarang ditutup ?

ü Kak Tetra:   Manfaatkan waktu ini untuk menyurusun rencana trip selanjutnya. Kita juga bisa melihat dan sadar akan betapa indahnya lingkungan di sekitar kita. 

 

Ø Dari @Wijayaardin:  Bagaimana cara mengatasi hoax, karena banyak informasi benar jarang tersorot di media?

ü Kak Tetra: Menyaring, membaca dan melihat informasi (bijaklah memilih informasi). Baca dan validasi kebenaran berita dari berbagai sumber. Tanya kepada orang yang bersangkutan sesuai peristiwa dalam berita.


Ø Dari @Danausutria:  Hal positif dan negatif selama masa pandemi?

ü Kak Tetra:  Hal positif banyak, membuat saya lebih dekat dengan keluarga, bisa sharing melalui live instagram dan belajar memasak. Kalo dari hal negatif, sebenarnya lebih baik disebut hikmah, karena banyak hal yang tertunda. Everything happens for a reason. Percaya bahwa walaupun hal-hal yang kita lakukan terlambat, itu merupakan rencana Tuhan bahwa hal itu memang sebaiknya ditunda. Positif atau negatif bergantung dari mindset. Mengubah mindset membuat hal positif bisa datang kepada kita.

Sebagai closing statement, Tetra mengingatkan para anak muda untuk tetap sabar, mengambil hikmah dari apa yang terjadi dan persiapkan diri menjadi orang yang  lebih baik. Berani beradaptasi dengan hal-hal baru dan berupayalah untuk  membahagiakan diri sendiri dan orang lain agar kebahagiaan kembali pada diri kita sendiri.


Penulis: Sheila Mitha Kalyani

Editor: Erwin


 Go Follow!

Instagram : Cittamagz

Youtube : Cittakmbp

Tidak ada komentar:

Posting Komentar